Senin, 25 April 2011

Malaikat yang Dipaksa Menjadi Syetan (04)

Jika malam ini aku tak juga hadir
bersujud secara khusyuk di hadapMU
kuharap KAU mengingat betapa
takdirMU-lah yang mengariskan demikian

maaf sebagai manusia utuh
aku masih benci bermunafik ria
bilamana aku mampu bersujud?
dikala kaki dan tanganku telah KAU tiadakan
toh, hati ini juga telah merindu sedemikian dalam
pada garis Khianat....

harusnya dengan rasa intelektualku
aku sadar sedari awal
bahwa ayat berbeda dengan kenyataan
bahwa nasib baik bukan semata milik orang baik
harusnya aku tak pernah terbuai
dalam harum dupa dan puisi -puisi suci

Dulunya aku percaya pada kehidupan
namun terus hidup dengan menyaksikan
orang-orang tercinta gugur satu persatu
jauh lebih menyakitkan dari datangnya kematian itu sendiri

Percayalah jika sesungguhnya ada jalan lain
aku tak akan ragu untuk berpindah haluan
toh, setiaku telah dihancurkan oleh kebohonganMU
buat apa menjalani takdir sebagai syetan
jika diluar sana ada jalan untuk hidup laksana malaikat
__________________

Kamar Rumah Sakit Jiwa no 28
oleh : salvatore nevide

0 komentar:

Posting Komentar